Langsung ke konten utama

kandungan Surah Al-Fajr

Surah Al-Fajr

sumber : Wikipedia, ensiklopedia bebas.
Lompat ke: pandu arahcari
Sebahagian daripada siri berkaitanAllah-green.svg
Islam
Rukun Iman
Allah • Kitab • Malaikat • Nabi
Hari Akhirat • Qada dan Qadar
Rukun Islam
Syahadah • Solat • Puasa
Zakat • Haji
Kota Suci
Makkah • Madinah
Baitulmuqaddis
Hari Raya
Aidilfitri • Aidiladha
Hukum
Al-Quran • Sunnah • Hadis
Sejarah
Garis Masa Sejarah Islam
Khulafa al-Rasyidin
Khalifah • Khilafah
Tokoh Islam
Nabi Muhammad s.a.w
Ahlul Bait • Sahabat Nabi
Mazhab
Ahli Sunah Waljamaah
Hanafi • Syafie
Maliki • Hanbali
Budaya Dan Masyarakat
Akademik • Haiwan • Seni
Takwim • Kanak-kanak
Demografi • Perayaan
Masjid • Dakwah • Falsafah
Sains • Wanita • Politik

Portal Islam
Surah Al-Fajr (Bahasa Arabسورة الفجر‎) ialah surah ke-89 dalam al-Quran. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 30 ayat [1]. Dinamakan Al-Fajr yang bererti Fajar diambil dari perkataan Al-Fajr yang terdapat pada ayat pertama surah ini [2].

Isi kandungan[

  • Allah bersumpah bahawa azab terhadap orang-orang kafir tidak akan dapat dielakkan
  • Beberapa contoh dari umat-umat yang sudah dibinasakan
  • Kenikmatan hidup atau bencana yang dialami oleh seseorang bukanlah tanda penghormatan atau penghinaan Allah kepadanya, melainkan cubaan belaka
  • Celaan terhadap orang-orang yang tidak mau memelihara anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin
  • Kecaman terhadap orang yang memakan harta warisan dengan campur aduk dan orang yang amat mencintai harta
  • Malapetaka yang dihadapi orang-orang kafir di hari kiamat
  • Orang-orang yang berjiwa muthmainnah (tenang) mendapat kemuliaan di sisi Allah.

Rujukan

  1.  "Al-Fajr (89:30) - Tanzil Quran Navigator"http://tanzil.net/#89:30. Capaian 7 November 2012.
  2.  "Al-Fajr (89:1) - Tanzil Quran Navigator"http://tanzil.net/#89:1. Capaian 7 November 2012.

Pautan Luar

Dengar bacaan di sini

Surah Sebelumnya:
Surah Al-Ghaasyiah
Al Quran (القــرآن الكـــريم)Surah Berikutnya:
Surah Al-Balad
Surah 89

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Khitan dan Hukumnya

Pengertian Khitan dan Hukumnya 1.Pengertian Khitan Khitan  menurut bahasa berarti memotong atau mengkhitan, sedangkan menurut istilah khitan adalah memotong kulup (ujung kulit kelamin laki-laki) yang menutupi zakar. Bertujuan agar mudah ketika membersihkan kotoran dari sisa air seni yang menempel pada kulit dalam tersebut. Menurut seorang ulama yang bernama Imam al-Mawardi, khitan untuk laki-laki adalah memotong kulit yang menutupi  khasyafah (kepala kemaluan), sehingga seluruh khasyafah terbuka dan tidak ada kulit yang menutupinya. Adapun khitan untuk perempuan adalah memotong kulit yang berada di ujung kemaluannya. Menurut dokter, ujung kelamin dapat menghimpun berbagai penyakit. Untuk menghindarkannya alat kelamin perlu dikhitan, melalui khitan selain dapat mensucikan diri dari najis juga menghindarkan diri dari penyakit. Khitan merupakan keutamaan dalan ajaran agama Islam untuk menjaga kesucian. Khitan dalam syariat dipandang sebagai fitrah, sebagaimana dijelask...

Macam-Macam Najis Dan Cara Mensucikannya

Macam-Macam Najis Dan Cara Mensucikannya SAAT ini, boleh jadi banyak ummat Islam yang tidak mengerti dan tidak tahu ajaran agamanya sendiri. Lalu bayangkan bagaimana jadinya generasi Islam beberapa tahun mendatang, bila anak-anak muda dan remaja saat ini kelak menjadi orang tua? Jangankan perihal yang rumit-rumit semisal ushul fiqih, kajian hadist dan sebagainya, perkara najis pun mungkin banyak yang tidak mengerti. Padahal besar sekali kaitannya dengan ibadah utama kita, sholat. Mengeni pengertian najis dan macam-macamnya, berikut adalah rinciannya: Najis (Najasah) menurut bahasa artinya adalah kotoran. Dan menurut Syara’ artinya adalah sesuatu yang bisa mempengaruhi Sahnya Sholat. Seperti air kencing dan najis-najis lain sebagainya. Najis itu dapat dibagi menjadi Tiga Bagian : 1. Najis Mughollazoh Yaitu Najis yang berat. Yakni Najis yang timbul dari Najis Anjing dan Babi. Babi adalah binatang najis berdasarkan al-Qur`an dan Ijma’ para sahabat Nabi (Ijma’ush Shahabat) (Prof Ali ...

Surah Al-Falaq sumber wikipedia

Surah Al-Falaq Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Perubahan tertunda ditampilkan di halaman iniBelum Diperiksa al-Falaq الْفَلَقِ Al-Falaq.png Informasi Arti Waktu Subuh Klasifikasi Makkiyah Madaniyah[1] Surah ke 113 Juz Juz 30 Waktu pewahyuan diturunkan sesudah Surat Al Fil Statistik Jumlah ruku' 1 ruku' Jumlah ayat 5 ayat Surah Al-Falaq adalah surah ke-113 dalam Al-Qur'an. Nama Al-Falaq diambil dari kata Al-Falaq yang terdapat pada ayat pertama surah ini yang artinya waktu subuh. Surat ini tergolong surah Makkiyah. Daftar isi 1 Pokok-pokok isinya 2 Bacaan 3 Keutamaan Surah Al-Falaq 4 Hubungan Surat Al Falaq dengan Surat An Naas 5 Referensi 6 Pranala luar Pokok-pokok isinya Perintah agar kita berlindung kepada Allah SWT dari segala macam kejahatan Bacaan بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي...